DESKRIPSI MODEL ORGANISASI (LSM)
Untuk membuat organisasi masyarakat dengan program yang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi masyarakat seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). LSM ini merupakan organisasi non pemerintahan atau bukan merupakan bagia dari birokrasi, didalam tujuan dari LSM ini yaitu tidak berorientasi pada laba atau profit tetapi juga bertujuan agar menjadi berguna bagi masyarakat pada umumnya.
Jumlah LSM di Indonesia ini sekarang mencapai kurang lebih 10.000 lembaga. karena LSM merupakan sebuah organisasi di luar pemerintah dan selain berfungsi untuk mengembangkan masyarakat maka, organisasi ini dapat bermanfaat untuk mengawasi jalannya pemerintahan agar tidak menjadi penyebab terjadinya penyalahgunaan kewenangan serta menjadi wadah atau penyalur aspirasi atas hak dan kewajiban warga negara dan masyarakat.
Untuk dapat mencapai tujuan dengan baik maka diperlukan bebrapa hal yang harus ada agar dapat menjalankan fungsi organisasi serta tercapailah tujan dari organisasi. Adapunn hal- hal yang bharuslah ada di organisasi khusunya LSM, yaitu sebagai berikut:
1. Visi dan Misi serta adanya Peraturan, Kode Etik dan Sanksi
Untuk langkah- langkah mencapai tujuan dan mengatur, menata sera mengorganisir kesalahan karena adanya peraturan.
2. Adanya pengurus/ kepengurusan
Didalam hal ini nantinya akan dibentuk pembagian kerja dalam organisasi agar saling berkoordinasi dan memiliki tanggung jawab secara khusus.
Pembagian kerja ini berupa ketua, sekjen, bendahara, beberapa divisi serta anggota yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.
3. Pedoman Organisasi
Yaitu sebuah pegangan atau acuan dalam organisasi yang biasanya berupa AD/ART ataupun bersumber dari PERPU dan UU.
4. Surat Keputusan (SK) Berfungsi sebagai identitas legalisasi dari sebuah organisasi. Adanya keselarasan tujuan yaitu seluruh pengurus dan anggota organisasi LSM haruslah memiliki tujuan yang sama, sehingga akan dengan mudah mencari jalan untuk mencapai tujuan organisasi secara umum serta dalam suatu organisasi memang haruslah berisi orang-orang yang memiliki tujuan yang sama agar organisasi tidak terjadi perpecahan.
5. Adanya program
Agar organisasi menjadi bermanfaat maka dibuat program- program didalamnya yang sebelumnya harus menganalisis kebutuhan masyarakat agar program yang dibuat dapat membantu mengembangkan dan menolong masyarakat. Dalam pembuatan program juga harus dibedakan antara program untuk kepengurusan, kemasyarakatan atau untuk kaderisasi.
Secara keseluruhan, dalam pembuatan program ini ada tiga prosedur agar mencapai hasil yang diharapkan diantaranyaa :
A. Adanya rencana dan persiapan awal program, dalam rencana dan persiapan ini dibentuklah program yang akan dibuat, dan para pengurus ataupun anggota dituntut untuk memikirkan tentang apa tujuan program baik kemasyarakatan, kaderisasi atau program untuk kepengurusan. Selain itu juga bagaimana Strategi dan metode pelaksanaan, Sasaran, Rencana kemitraan, hal apa saja yang dibutuhkan program tersebut, Menentukan PJ, seperti apa hasil akhir/ out come yang diinginkan serta mengadakan sosialisasi untuk mengenalkan program kepada masyarakat.
B. Pelaksanaan program, yaitu berisi tentang proses pelaksanaan program dan haruslah ada pemantauan pada program tersebut agar jalannya program dapat terarah dan sesuai dengan yang diharapkan.
C. Evaluasi program, dimana setelah selesai program tersebut haruslah di evaluasi bagaimana kekurangan dan kelebihan program, apakah luaran yang dihasilkan sudah sesuai dengan yang diharapkan serta adanya tindak lanjut untuk program tersebut.
Komentar
Posting Komentar